CARA PENANGANAN DEMAM BERDARAH PADA ANAK
Demam Berdarah di akibatkan oleh
virus, karena penyebabnya virus, maka sebenarnya penyakit ini dapat sembuh secara alami, tanpa
pemberian obat-obatan tertentu.
Prinsip utama penangan demam
berdarah adalah dengan pemberian cairan (6 sampai 8 gelas perhari). Air putih
yang sudah dimasak, air mineral, susu, teh, sirup, maupun berbagai jenis jus
buah selain enak rasanya juga mengandung kalori dan vitamin C yang diperlukan
untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga baik untuk dikonsumsi.
Obat-obatan seperti obat penurun
panas, penghilang rasa nyeri, maupun penghilang rasa mual dapat diberikan namun
hanya bersifat menghilangkan gejala sementara (simptomatis).
Pemberian obat penurun panas,
selain berkhasiat juga harus aman atau tidak menimbulkan efek samping pada
penderita. “Penanganan demam pada demam berdarah harus ditangani dengan
hati-hati, dan harus dibawa ke dokter jika kondisi kesehatan anak memburuk.
Badan Kesehatan Dunia (WHO)
merekomendasikan oabat pilihan pertama untuk menurunkan demam pada demam
berdarah adalah “Paracetamol”. Hal itu harus diikuti dengan asupan cairan yang
cukup, seperti oralit, larutan gula garam, jus buah, susu, dan sayuran.
Obat penurun panas golongan
ibuprofen tidak dianjurkan diberikan kepada penderita demam berdarah karena
dapat menyebabkan jumlah trombosit turun dan merangsang lambung. Obat penurun
panas golongan asetosal (asam asetisalisilat) juga tidak dianjurkan lantaran
diduga berhubungan dengan sindrom reye yang dapat mengakibatkan anak pingsan
dan mengalami gangguan fungsi hati, serta dapat menyebabkan perdarah lambung.
Pemberian obat penurun panas yang tidak sesuai justru akan memperburuk penyakit
demam berdarah yang diderita anak.
Seperti penyakit akibat infeksi
virus lainnya, maka kesembuhan penderita tergantung dari ketahanan tubuh yang baik. Hal ini dicapai
dengan beristirahat serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dalam
jumlah yang cukup.
Namun pada anak biasanya sulit
karena rasa mual membuat anak menolak makan dan minum. Pada keadaan ini
biasanya anak membutuhkan pemasangan infus dirumah sakit agar tidak kekurangan
cairan.
